MENGAPA KURIKULUM PERLU DIRUBAH

Apakah kurikulum itu?

Secara etimologis, kurikulum berasal dari bahasa Yunani yaitu curir yang artinya “pelari” serta curere yang berarti “tempat berpacu”. Istilah ini dahulu sering digunakan dalam istilah olahraga. Jika ditinjau dari segi istilah, maka kata kurikulum dapat diartikan sebagai jarak yang harus ditempuh oleh seorang pelari agar dia bisa mendapatkan medalai atau penghargaan. Jika kita adaptasi kedalam istilah pendidikan maka kurikulum dapat diartikan sebagai sejumlah mata pelajaran yang harus dipelajari atau ditempuh oleh seorang peserta didik demi mendapatkan ijazah sebagai penghargaannya. 

Menurut UU tentang Sistem Pendidikan Nasional No 20 tahun 2003 pasal 1 butir 19 disebutkan, Kurikulum merupakan seperangkat pengaturan dan rencana mengenai tujuan, isi, dan materi pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman kegiatan pembelajaran guna mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum menjadi sangat penting di sekolah karena menjadi patokan atau pedoman bagi para guru karena kurikulum memberikan arah dalam mengajar sehingga dapat dikatakan bahwa kurikulum adalah jantungnya dunia pendidikan. 

Apakah Fungsi Kurikulum itu? 

Melihat definisi kurikulum tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kurikulum memiliki fungsi yang sangat penting. Mengapa penting? Karena kurikulum adalah pemandu di dalam proses belajar peserta didik. Selain itu juga kurikulum adalah sarana dalam mengukur kemampuan pribadi dan konsumsi pendidikan. 
Menurut Universitas Pendidikan Indonesia, fungsi Kurikulum secara lengkap dapat diartikan sebagai kegunaan atau manfaat bagi pihak-pihak yang terlibat didalam aktivitas pendidikan seperti : 

Bagi Kepala Sekolah

Fungsi kurikulum bagi kepala sekolah sebagai pemimpin penyelenggara pendidikan adalah sebagai pedoman pengelolaan sistem pendidikan dan sebagai patokan pengawasan kepala sekolah dan sebagai indikator keberhasilan pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah. 

Bagi Guru atau Tenaga Pendidik 

Fungsi kurikulum bagi guru adalah sebagai acuan dalam menerapkan kegiatan pembelajaran. Dengan kata lain fungsi kurikulum disini adalah sebagai pedoman kerja bagi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, mencapai tujuan pembelajaran serta mengembangkan diri peserta didik. 

Bagi Siswa 

Fungsi kurikulum bagi siswa dalah sebagai sarana dalam mengembangkan kemampuan dirinya serta sebagai konsumsi pendidikan yang harus disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan di lingkungan murid berada. 

Bagi Orangtua 

Fungsi kurikulum adalah sebagai pedoman dalam pengawasan anak serta menumbuhkan pemahaman dalam menentukan pola didik dan tercapainya keberhasilan pada diri seorang anak. 

Apakah tujuan kurikulum itu? 

Sebagai alat pendidikan, tentu saja kurikulum bertujuan untuk memeratakan pendidikan dalam suatu negara. Setiap orang berhak untuk mendapatkan pendidikan melalui satuan kurikulum yang ditetapkan. Tujuan kurikulum adalah untuk membimbing serta mendidik siswa agar menjadi insan yang cerdas, memiliki pengetahuan yang tinggi, kreatif, inovatif, bertanggung jawab dan siap untuk menjadi anggota masyarakat pada kehidupan sosialnya. 

Apakah Kurikulum perlu berubah?

Sekali lagi, sebagai sebuah alat pendidikan maka tentu saja kurikulum harus berubah karena harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan peserta didik serta untuk menyelaraskan alat pendidikan tersebut dengan perkembangan zaman yang terus dinamis. Kurikulum yang baik adalah kurikulum beradaptasi sesuai dengan konteks zaman dan terus berkembang mengikuti segala perubahan serta dinamisasi kehidupan manusia. Saat ini, Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut skill dan kemampuan yang sangat berbeda dari apa yang kita butuhkan dahulu. Contohnya, betapa saat ini banyak sekali pilihan cita-cita yang mungkin tidak pernah kita pikirkan sebelumnya seperti konten kreator, pengembang game, pengembang software, desain grafis web, programer, youtuber dan masih banyak lagi pilihan –pilihan lainnya. 
Dapat kita bayangkan bagaimana jadinya jika kebutuhan yang sedemikian besar tidak diimbangi dengan penyediaan layanan belajar yang seimbang dan memadai? Itulah alasan mengapa kurikulum perlu berubah karena kita harus menyiapkan sistem pendidikan yang baik bagi generasi dimasa depan supaya dapat menghasilkan sesuatu yang positif, berdaya guna serta bermanfaat bagi orang lain. 
Sebagai pengingat, Ki Hadjar Dewantara pernah berkata bahwa “ Pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagian yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia, maupun sebagai anggota masyarakat “ . 

Lalu, dapatkan Kurikulum itu berubah? 

Tentu saja Kurikulum dapat berubah. Apalagi saat ini telah tersedia Kurikulum oprasional satuan pendidikan (KOSP) yang bersifat dinamis artinya dapat diubah sesuai perubahan dan perkembangan budaya dan zaman serta dapat diadaptasi sesuai lingkungan geografis yang ada. 
Mengapa kurikulum harus dinamis? Kurikulum harus bersifat dinamis dan harus terus dikembangkan atau diadaptasi sesuai konteks dan kebutuhan peserta didik karena untuk membangun kompetensi yang sesuai dan relevan dengan kehidupan yang ada. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kesadaran dan kerjasama serta dukungan dari seluruh komponen/unsur yang ada bahwasannya pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama. 

Salam Merdeka Belajar...

Comments

Popular posts from this blog

Modul 3.3.a.9 KONEKSI ANTAR MATERI

AKSI NYATA 3.2

Koneksi Antar Materi 3.2