AKSI NYATA 3.2

Modul 3.2 
TINDAKAN AKSI NYATA 
 PEMIMPIN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA 


MELATIH KESADARAN TOLERANSI DAN SIKAP KEPEMIMPINAN PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN BERCERITA TENTANG HAL BAIK YANG DILAKUKAN PESERTA DIDIK DI DEPAN KELAS PADA AKHIR KEGIATAN PEMBELAJARAN 


Oleh : Doni Darmawan 
CGP Angkatan 2 Kab. Lampung Tengah 


A. Latar Belakang 

            Perbedaan agama dan budaya jika tidak disikapi dengan bijak dan melalui penanaman pemahaman toleransi yang baik, maka dapat menimbulkan perselisihan karena perbedaan konsep beragama dan berbudaya yang berkembang di komunitas masing-masing tempat tinggal murid. 

            Sebagai Contoh, latar belakang peserta didik SDN 4 Mataram Ilir yang berasal dari dua agama yang berbeda yakni Islam dan Hindu yang tentu saja secara adat budaya yang berkembang di masyarakatnya turut mempengaruhi perilaku peserta didik disekolah. 

        Perbedaan agama dan budaya ini terkadang terbawa pada saat kegiatan di sekolah sehingga kadang terjadi gesekan dan benturan pemahaman keagamaan dan kebudayaan antar peserta didik. 

      Berdasarkan masalah ini, maka kami para guru bersepakat untuk menjembatani perbedaan agama dan budaya melalui kerjasama seluruh warga sekolah dengan memberikan edukasi dan pemahaman-pemahaman beragama dan berbudaya berdasarkan masing-masing kepercayaan yang dianut peserta didik serta dengan membuat dan merancang kegiatan-kegiatan yang dapat menyatukan perbedaan dengan mengutamakan sikap toleransi dan saling menghargai perbedaan antar warga sekolah. 

B. Tujuan Kegiatan 

       Tujuan dari kegiatan Aksi Nyata ini adalah sebagai berikut : 

  1. Melatih kesadaran toleransi beragama dan berbudaya dalam pergaulan sehari-hari di sekolah. 
  2. Mengurangi dan mengikis pemahaman-pemahaman sempit yang dapat merusak semangat toleransi di sekolah 
  3. Melatih simpati dan empati peserta didik terhadap warga sekolah yang berbeda agama dan budaya 
  4. Melatih jiwa kepemimpinan dan berani mengemukakan pendapatnya kepada orang lain. 
  5. Melatih keterampilan menjadi seorang pemimpin dalam pengambilan keputusan 
  6. Melatih kemampuan dan keterampilan peserta didik dalam berkomunikasi. 

 C. Tolok Ukur Keberhasilan 

    Yang menjadi tolok ukur keberhasilan kegiatan Aksi Nyata ini adalah : 

  1. Setiap peserta didik memiliki kesadaran bertoleransi dalam beragama dan berbudaya yang baik 
  2. Setiap peserta didik memiliki rasa simpati dan empati tinggi terhadap orang lain, khususnya warga sekolah 
  3. Setiap peserta didik terbentuk jiwa kepemimpinan dan berani mengemukakan pendapatnya 
  4. Setiap peserta didik memiliki keterampilan dalam pengambilan keputusan 
  5. Setiap peserta didik memiliki kemampuan dan keterampilan berkomunikasi yang baik. 

D. Linimasa tindakan yang akan dilakukan (BAGJA) 

     Deskripsi Kegiatan 

        Kegiatan Aksi Nyata ini dilakukan di kelas IV yang berjumlah 16 orang pada setiap akhir kegiatan pembelajaran setiap hari mulai dari hari senin hingga sabtu sebagai sebuah pembiasaan diri dan juga refleksi diri peserta didik. 

        Pada akhir kegiatan pembelajaran sebelum berdoa maka guru meminta peserta didik maju untuk menceritakan hal baik apa yang sudah dilakukan pada hari itu atau hari kemarin. Peserta didik diminta untuk maju berdasarkan nomor urut absen dan diberikan waktu 5 menit untuk bercerita . Setiap hari hanya dibatasi dua orang peserta didik dalam bercerita untuk kemudian peserta didik tersebut melakukan refleksi tentang sikap dan hal baik yang dilakukannya serta pengaruhnya bagi keluarga dan teman terdekat serta orang lain. 

        Pada hari sabtu, setelah istirahat maka guru akan mereview hal-hal apa saja yang telah diceritakan oleh peserta didik kemudian menarik kesimpulan serta memberikan penguatan terhadap tindakan yang telah dilaksanakan peserta didik. 

Buat Pertanyaan 

  1. Bagaimana memanfaatkan waktu pulang murid menjadi lebih bermakna dan mampu meningkatkan kesadaran toleransi dalam beragama dan berbudaya? 
  2. Bagaimana meningkatkan kemampuan dan keterampilan murid dalam berkomunikasi secara verbal? 
  3. Bagaimana membentuk jiwa kepemimpinan dan rasa percaya diri murid melalui sebuah kegiatan pembelajaran? 

Ambil Pelajaran 

  1. Pembelajaran menjadi menyenangkan sebab murid terlihat antusias dalam bercerita tentang kegiatan hal-hal baik yang telah dilakukan. 
  2. Murid terbiasa untuk bercerita dan merefleksi kegiatan yang telah dilaksanakan sehingga dapat mengambil makna dari kegiatan tersebut 
  3. Murid belajar bertanggung jawab atas perbuatannya dan terpacu untuk melakukan hal-hal yang baik. 

Gali Mimpi 

  1. Setiap murid berani berperan dalam mengemukakan pendapatnya
  2. Setiap murid memiliki semangat dan terpacu untuk melakukan hal-hal yang baik 
  3. Setiap murid memiliki tanggung jawab untuk menjaga keharmonisan beragama dan berbudaya melalui sikap dan tingkah lakunya 
  4. Setiap murid terampil dan mampu berkomunikasi dengan baik. 

Jabarkan rencana 

  1. Kegiatan Aksi Nyata diharapkan dapat berkembang dan berlanjut sebagai program baik yang terus di upayakan pada akhir jam pembelajaran sebagai dasar perilaku peserta didik dalam kegiatan bertoleransi beragama dan berbudaya. 
  2. Membuat skenario dan perencanaan kegiatan agar dapat di laksanakan dikelas lainnya. 

 Atur Eksekusi 

  1. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari dengan melibatkan guru kelas dan murid pada akhir kegiatan pembelajaran 
  2. Sebagai penanggung jawab kegiatan adalah guru kelas dengan dibantu kepala sekolah sebagai pengawas kegiatan. 

E. Dukungan yang dibutuhkan 

    Dukungan yang dibutuhkan dalam kegiatan Aksi Nyata ini adalah : 

  • Niat yang baik dan tetap semangat melakukan perubahan 
  • Dukungan dari kepala sekolah 
  • Kerja sama dengan rekan sejawat 
  • Kerja sama dengan wali murid dan peserta didik 

 F. Rencana Perbaikan 

Dalam kegiatan Aksi Nyata ini CGP menganggap sudah berhasil sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Beberapa tanggapan dan umpan balik yang diberikan dapat menjadikan sebagai bahan perbaikan dan koreksi dari beberapa kekurangan yang dirasakan pada proses kegiatan. Beberapa kekurangan yang menjadi catatan adalah : 

  • Waktu kegiatan melebihi batas waktu yang dialokasikan. 
  • Beberapa murid terlihat belum bercerita dengan baik. 

Dari refleksi kegiatan belajar yang dilakukan, baik melihat sisi kelemahan dan kelebihan kegiatan tersebut maka akan dijadikan bahan perbaikan pada kegiatan selanjutnya. 

G. Dokumentasi Kegiatan

Berikut beberapa dokumentasi kegiatan tentang bercerita hal baik yang dilakukan untuk melatih sikap toleransi dan kepemimpinan siswa



Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3
Siswa maju di depan kelas bercerita tentang hal baik Siswa belajar berkomunikasi

Gambar 4

Gambar 5

Gambar 6
beberapa siswa tampak malu Melatih sikapToleransi Melatih  Kepemimpinan siswa

Demikianlah tadi beberapa tahapan kegiatan tentang Aksi Nyata Modul 3.2 Pemimpin dalam pengelolaan sumber daya. 

Semoga dapat menginspirasi..

Salam Guru Penggerak. 

Comments

  1. Oke Pak, Luar biasa hebat. Lanjutkan untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang semakin hebat.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Modul 3.3.a.9 KONEKSI ANTAR MATERI

Koneksi Antar Materi 3.2